Buku Baru tentang Akupunktur

Hari ini saya berhasil mendapatkan banyak bacaan tentang Akupunktur dari Klinik Meridian di Surabaya.  Klinik Meridian dikelola oleh DR. Koosnadi Saputra, Sp.R., terletak di jl Manyar Tirtomoyo III No. 59 Surabaya.

Buku-buku tersebut adalah:

  1. Akupunktur Dasar: Akupunktur Indonesia. Penulis: Koosnadi Saputra, Djutarto S Sutanto, Felix Tirtakusmanah, Didik Budiyanto, Agustin Idayanti, Haryanto Widyaatmadja, Eko Suyanto, JF Kushardjito, Dyah Puspadewi, Stella Naniek W, Ivone Novita R, FX Tjatchrisanto Hudyono, Henders Henderi.  Penerbit: Airlangga University Press.
  2. Akupunktur: Dalam Pendekatan Ilmu Kedokteran. Penulis: Koosnadi Saputra. Penerbit: Airlangga University Press
  3. Terapi Biologi untuk Kanker: Sebuah Pemikiran dan Pilihan. Penulis: Koosnadi Saputra, Soeprapto Maat, Roem Soedoko. Penerbit:  Airlangga University Press.
  4. Akupunktur Untuk Nyeri.  Penulis: Koosnadi Saputra, Syarif Sudirman.  Penerbit: Sagung Seto
  5. Majalah Meridian No 1/April 2002.  Artikel yang paling menarik, menurut saya: Penggunaan Akupunktur dengan Elektro Stimulator untuk Mengurangi Persalinan (Wita Saraswati),  Akupunktur dalam Bidang Kebidanan dan Kandungan (Agustin Idayanti, Koosnadi Saputra), Hasil uji coba teknologi laser akupunktur pada beberapa jenis ternak sapi potong dengan dua model pemeliharaan intensif dan eksensif di Jawa Timur (RTS Adikara)
  6. Majalah Meridian No 3/Desember 2002.  Artikel yang menarik: Prospek akupunktur anestasi di Indonesia (Syarif Sudirman), Melihat diagnosa nadi Cina dari sisi anatomi konvensional (Abdurrachman)
  7. Majalah Meridian No 1/April 2003.  Artikel yang menarik: Tinjauan neuroscience pada terapi akupunktur sgtroke (Utoyo Sunaryo, Koosnadi Saputra),  Akupunktur laser untuk terapi penderita autisme anak (Koosnadi Saputra), Pemanfaatan akupunktur pada pengobatan migrain (Hartono Budiharto, Koosnadi Saputra),  Practice acupuncture in pain problem (Huang Jianjun), Akupunktur untuk nyeri lambunt (Haryanto Widyaatmadja)
  8. Majalah Meridian No 2/Agustus 2003.  Artikel yang menarik: Akupunktur untuk mengatasi problem muntah-muntah (Agustin Idayanti)
  9. Majalah Meridian No 3/Desember 2003.  Artikel yang menarik: Dasar ilmiah akupunktur analgesia (Koosnadi Saputra), Treatment of Diabetus Melitus with Accupuncture and Herbal Medicine (Prof Dr Xie Jinhua, Ph.D), Pengobatan ED (ejakulasi dini?) dengan Pengobatan Tradisional Cina (Prof Dr Chen Zhiqiang, MD)
  10. Majalah Meridian No 1/April 2004.  Artikel yang menarik: Akupunktur untuk Mual dan Muntah (Eko Suyanto),  Stroke dan Akupunktur (Utoyo Sunaryo),  Akupunktur dalam Siklus Menstruasi (Wita Saraswati), Scalp Accupunktur (Akupuntur untuk Busik) (Hendera Henderi), Akademi Akupunktur Surabaya/AAS: Suatu Profil (Puspo Wardoyo)
  11. Majalah Meridian No 3/Desember 2005.  Artikel  yang menarik: Akupunktur untuk mempengaruhi reflek lambung (Eko Suyanto),  Akupunktur untuk menambah tinggi badan (Koosnadi Saputra),  Akupuktur Treating Obesity (Koosnadi Saputra, Agustin Idayanti, Indah Elfi Maemunah, Mutiah Salamah)
  12. Majalah Meridian No 2/Agustus 2005.  Artikel yang menarik:   Akupunktur sebagai terapi nyeri dengan cara kombinasi timur dan barat (Syarif Sudirman)
  13. Majalah Meridian No. 1/April 2006.  Artikel yang menarik: Akupunktur pada Sindroma Menopause (Wita Saraswati)
  14. Majalah Meridian No 1/April 2009.  Artikel yang menarik:  Terapi manual pada nyeri leher.

Pada waktunya, akan coba kita bahas/diskusikan artikel yang paling menarik….

Mungkin ada usulan?\

Agus Suryono

Iklan

Simposium & Workshop Laser Akupunktur

Pada tanggal 9 Oktober 2010, bertempat di Auditorium Lembaga Kesehatan Penerbangan dan Antariksa (LAKESPRA) Saryanto, Jakarta, telah diselenggarakan Simposium dan Workshop Laser Akupunktur.   Acara ini diselenggarakan oleh Himpunan Dokter Akupunktur Medik Indonesia (HIDAMI) dan diikuti oleh sekitar 170 peserta.  Peserta terdiri dari dokter dan praktisi akupunktur lainnya.

Laser akupunktur dalam beberapa hal bisa menggantikan fungsi jarum.  Dengan adanya laser akupunktur, maka untuk sebagian orang yang takut jarum, hal ini bisa menjadi solusi.  Namun dalam praktek yang dicontohkan oleh pembicara, penggunaan laser akupunktur tetap lebih efektif jika dicampur dengan akupunktur jarum.

Laser akupunktur terutama bermanafaat untuk lokasi-lokasi yang mungkin sulit untuk ditusuk dengan jarum karena berbagai pertimbangan.  Antara lain kalau ditusuk di lokasi tersebut sangat terasa sakit, misalnya pada telapak kaki.  Juga pada beberapa lokasi yang terkait dengan kecantikan, misalnya pada area muka.  Meskipun bagi akupunkturis area muka tidak tabu, tetapi bagi beberapa pasien, area muka sangat mungkin ditakutkan akan mengganggu tampilan kecantikannya.

Ringkasan Pedoman Pengobatan Akupunktur

 RINGKASAN PEDOMAN PENGOBATAN AKUPUNKTUR

  1. Meridian Tay Yin Tangan Paru-Paru
  2. Meridian Yang Ming Tangan Usus Besar
  3. Meridian Yang Ming Kaki Lambung
  4. Meridian Sao Tay Yin Kaki Limpa
  5. Meridian Sao Yin Tangan Jantung
  6. Meridian Tay Yang Tangan Usus Kecil
  7. Meridian Tay Yang Kaki Kandung Kemih
  8. Meridian Sao Yin Kaki Ginjal
  9. Meridian Cie Yin Tangan Perikardium
  10. Meridian Tay Yang Tangan San Ciao
  11. Meridian Sao Yang Kaki Kandung Empedu
  12. Meridian Cie Yin Hati

 

Catatan:

Mohon maaf susunannya berantakan, pdhal aslinya rapi.  Suatu saat akan kami perbaiki.

 

 Meridian Tay Yin Tangan Paru-Paru

 

  1. Perjalanan meridian
  • Mulai dari lambung (cung ciao/ciao tengah) ke bawah
  • Berluo dgn usus besar
  • Kembali ke lambung, naik ke atas
  • Menembus diafragma sampai paru
  • Dari bagian atas paru (trakea/bronkus) berjalan melintang menembus permukaan badan/dada pada titik Cung Fu (I.1)
  • Lalu naik ke atas sampai klavikula
  • Terus menyusuri bagian radial lengan berjalan di depan meridian jantung dan pericardium
  • Tiba di lipat siku, lalu meneruskan perjalanan menyusuri tulang radius sampai daerah cun keu (daerah nadi)
  • Kemudian sampai di pergelangan tangan
  • Berjalan lagi menyusuri tepi metacarpal I dan berakhir pada baris kuku ibu jari sebelah radial
  • Titik dari I.1 sampai dengan I.11

 

  1. Organ Yang Terpengaruh
  • Lambung
  • Usus besar
  • Diafragma
  • Paru
  • Klavikula
  • Bagian radial lengan
  • Lipat siku
  • Pergelangan tangan
  • Tepi metacarpal I dan berakhir pada baris kuku ibu jari sebelah radial

 

  1. Utk kelainan organ Cang[1]

                                                              i.      Titik Su: fei su (VII.13).  Punggung, antara tulang ke 3 dan 4 (ke kanan, 2 jari dr meridian Tu/tengah2). Miring ke bawah 0,5 cun.   Konus 5-15 buah, silinder 5-15

                                                            ii.      Titik Yen:  Tay yen (I.9).  Letak: lekukan pergelangan tangan dan radial dari arteri radialis. (pergelangan, belakang jempol, pinggir kiri, pas di garis pergelangan).  Penusukan: tegak lurus, 0,2 – 0,3 cun.  Konus 3-5 buah, silinder 3-5

  1. Utk kelainan organ Fu

                                                              i.      Titik Mu: cung fu (I.1.).  Dada (iga depan).  Penusukan:  tegak lurus 0,3-0.5 cun.

                                                            ii.      Titik He Bawah: –

  1. Titik Luo (utk kelainan meridian, ditambah titik su)

                                                              i.      Lie Cie (I.7).  Tangan kiri/mbuka. Di belakang jempol. Kiri. 1,5 cun/3 jari dari garis pergelangan.  Penusukan: arah siku, sedalam 0.2-0.3 cun. Konus 3-7 buah, silinder 3-7. 

  1. Ibu, Pribadi, Anak

                                                              i.      Titik ibu: Tay Yen (I.9).   Di depannya dikit dari I.7, pas di garis pergelangan.  Penusukan: tegak lurus, sedalam 0,2-03 cun.

                                                            ii.      Titik pribadi: Cing ci (I.8).  Di tengah2 antara I.7 dan I.9.  Penusukannya: tegak lurus, 0,1-0,2 cun. Kontra indikasi moksa.

                                                          iii.      Titik anak: Ce ce (I.5).  Lengan di tengah2 siku bagian dalam. Penusukan: tegak lurus, 0.3-0.5 cun. Kontra indikasi utk moksa.

  1. Titik Cin (rasa penuh epigastrik)

                                                              i.      Sao sang (I.11).  Di ujung bawah kanan jempol kiri.  Penusukan: miring ke atas, 0.1 cum. Konus 3-5 buah.

  1. Titik Yung (suhu meninggi)

                                                              i.      I ci (I.10).  Dua jari di bawah I.11 (di garis batas warna putih & hitam).  Penusukan: tegak lurus, 0,5-0.7 cun. Konus: 3-5

  1. Titik su (rasa badan berat, dengan ngilu persendian)

                                                              i.      Meridian Yin à su = yen  à Tay yen (I.9). Lihat titik ibu.

  1. Titik cing (batuk, sejak, demam)

                                                              i.      Cing ci (I.8).  Lihat titik pribadi.

  1. Titik he (diare, ci meridian kacau)

                                                              i.      Ce ce (I.4).  1 cun di bawah I.3 (I.3 sendiri 3 cun di bawah lekukan/garis ketiak).  Penusukan: tegak lurus, 0.3-0.5 cun.

  1. Titik si (nyeri akut yg bandel)

                                                              i.      Kung cui (I.6).  Lengan, 7 cun di atas lipat nadi.  Cara ukur lain, dari lipat siku sampai garis lipat nadi dibagi 12 = cun.  Ambil 7 cun dari lipat nadi.

 

 

Catatan:

  1. Kode gambar1:  I.1 dst
  2. Kode gambar 2: LU/PP (Lung meridian)

 

Meridian Yang Ming Tangan Usus Besar

 

  1. Perjalanan meridian
  • Mulai dari ujung jari telunjuk
  • Berjalan menyusuri tepi radial jari telunjuk sampai di antara pertemuan tulang metacarpal I dan II
  • Ke atas masuk dalam lekukan tendon Mm Ekstenspor polisis longus dan brevis
  • Berjalan terus pada sisi radial lengan bawah sampai di lateral sudut lipat siku
  • Berjalan lagi menyusuri tepi lateral lengan atgas menuju bahu
  • Lalu berjalan ke belakang berjumpa dengan meridian yang di titik Ta Cui (XIV.14)
  • Kembali lagi ke daerah supraklafikuler
  • Menembus ke dalam, berhubungan dgn paru2 (berluo dgn paru2)
  • Menembus diafragma, tiba pada usus besar
  • Cabang meridiannya dari daerah fosa supraklafikuler naik ke atas
  • Berjalan melewati leher, pipi, lalu masuk ke dalam rahang bawah
  • Ke luar kembali ke bibir atas, meridian yang kanan menuju ke kiri, meridian kiri menuju ke kanan (titik persilangan ialah titik ren cung,
  • Kedua meridian usus besar ini lalu berjalan bagikan menjepit hidung
  • Berakhir pada titik ying siang (II.20)
  • Titik II.1 s/d 20

 

  1. Organ Yang Terpengaruh
  • Paru2 (berluo dgn paru2)
  • Diafragma
  • Usus besar
  • Melewati leher, pipi, rahang bawah
  • Bibir atas
  • Hidung

 

  1. Utk kelainan organ Cang

                                                              i.      Titik Su: ta cang su (VII.25).  Punggung, di bagian pinggang, antara L.IV & L.V.  2 jari lateral dari tengah2/meridian tu. Penusukan: tegak lurus, 0.5-1 cun. Konus 3-15 buah.

                                                            ii.      Titik Yen: he ku (II.4).  Tengah2 jari I dan II.  Penusukan: tegak lurus, 0.5-0.8 cun.

  1. Utk kelainan organ Fu[2]

                                                              i.      Titik Mu: tien su (III.25).  2 cun ke pinggir dari umbilicus/pusar.  Penusukan: tegak lurus, 0.7-1 cun.

                                                            ii.      Titik He Bawah:  sang ci si (III.37).  3 cun di bawah cu san li.  Penusukan:  tegak lurus, 0.5-1.3 cun.

  1. Titik Luo (utk kelainan meridian, ditambah titik su)

                                                              i.      Pien li (II.6).   3 cun dari lipat nadi tangan.  Penusukan tegak lurus, 0.3-0.5 cun.

  1. Ibu, Pribadi & Anak

                                                              i.      Titik ibu:  Ci Ce (II.11). 

                                                            ii.      Titik pribadi: Sang Yang (II.1)

                                                          iii.      Titik anak: El Cien (II.2)

  1. Titik Cin (rasa penuh epigastrik)

                                                              i.      Sang yang (II.1)

  1. Titik Yung (suhu meninggi)

                                                              i.      El cien (II.1)

  1. Titik su (rasa badan berat, dengan ngilu persendian)

                                                              i.      San cien (II.3)

  1. Titik cing (batuk, sejak, demam)

                                                              i.      Yang si (II.5)

  1. Titik he (diare, ci meridian kacau)

                                                              i.      C ice (II.11)

  1. Titik si (nyeri akut yg bandel)

                                                              i.      Wen liu (II.7)

 

Catatan:

  1. Kode gambar1:  II.1 dst
  2. Kode gambar 2: LI/UB (Large Intestine)

 

Meridian Yang Ming Kaki Lambung

  1. P erjalanan meridian
  • Mulai dari titik terakhir meridian usus besar ying siang (II.20)
  • Lalu naik ke atas sampai pangkal hidung
  • Berhubungan dgn meridian kandung kemih
  • Lalu berjalan kembali sepanjang sisi hidung
  • Menembus masuk gusi atas mengitari bibir
  • Tiba di titik ceng ciang (XIII.24)
  • Kemudian berjalan sepanjang mandibula
  • Lalu naik ke atas melalui depan telinga, menyusuri garis batas rambut depan sampai di kening
  • Dari mandibula meridian ini berjalan ke bawah melewati leher
  • Tiba di fossa supraklavikuler
  • Lalu berjalan menembus k eke dalam rongga dada, diafragma dan tiba di lambung
  • Kemudian berluo dengan limpa
  • Pada permukaan badan, meridian ini dari fossa supraklavikuler melanjutkan perjalanan pada garis lateral dada II
  • Lalu tiba di perut dan meneruskan perjjalanan mengikuti garis lateral II sehingga tiba di lipat paha
  • Lalu turun sepanjang bagian latero frontal dari femur
  • Menyusuri sisi patella berjalan ke tungkai bawah bagian lateral Krista tibiae
  • Berakhir pada ujung jari kaki II
  • Dari titik cu san li (III.36) terdapat cabang yang ke jari kaki tengah
  • Dari cung yung (III. 42) terdapat pula cabang yang menuju ibu jari dan berakhir pada medial dari basis kuku ibu jari kaki
  • Titik III. 1 s/d 45

 

  1. Organ Yang Terpengaruh
  • Pangkal hidung
  • Gusi
  • Bibir
  • Depan telinga
  • Rongga dada
  • Diafragma
  • Lambung
  • Limpa
  • Lipat paha
  • Tungkai bawah

 

  1. Utk kelainan organ Cang

                                                              i.      Titik Su: wei su (VII.21)

                                                            ii.      Titik Yen:  cung yang (III.42)

  1. Utk kelainan organ Fu[3]

                                                              i.      Titik Mu: cung wan (XIII.12)

                                                            ii.      Titik He Bawah:  –

  1. Titik Luo (utk kelainan meridian, ditambah titik su)

                                                              i.      Fung lung (III.40)

  1. Ibu, Pribadi & Anak

                                                              i.      Titik ibu: Cie si (III.41)

                                                            ii.      Titik pribadi: cu san li (III.36)

                                                          iii.      Titik anak: li tui (III.45)

  1. Titik Cin (rasa penuh epigastrik)

                                                              i.      Li tui (III.45)

  1. Titik Yung (suhu meninggi)

                                                              i.      Nei ting (III.44)

  1. Titik su (rasa badan berat, dengan ngilu persendian)

                                                              i.      Sien ku (III.43)

  1. Titik cing (batuk, sejak, demam)

                                                              i.      Cie si (III.41)

  1. Titik he (diare, ci meridian kacau)

                                                              i.      Cu san li (III.36)

  1. Titik si (nyeri akut yg bandel)

                                                              i.      Liang ciu (III.34)

 

Catatan:

  1. Kode gambar1:  III.1 dst
  2. Kode gambar 2:  ST/BB (Stomach)

 

Meridian Tay Yin Kaki Limpa

  1. Perjalanan meridian
  • Mulai dari ujung ibu jari kaki (basis kuku)
  • Menyusuri medial ibu jari kaki pada batas perubahan warna kulit kaki
  • Melewati tulang metatarsal I
  • Berjalan naik ke atas depan malaelus medialis
  • Terus menyusuri tepi posterior tulang tibia, tulang femur dan di bagian atas tungkai
  • Menyilang meridian hati
  • Lalu berjalan anterior dari meridian itu tiba di lipat paha
  • Masuk rongga perut dan berhub dgn limpa
  • Berluo dgn lambung
  • Berjalan terus ke atas menembus diafragma
  • Kemudian berjalan dalam rongga dada
  • Terus naik ke atas berhubungan dgn akar lidah
  • Berakhir menyebar di bawah lidah
  • Sebuah cabangnya dari lambung berjalan menembus diafragma, berhub dgn jantung
  • Sebuah cabangnya berjalan di permukaan perut dan berakhir di titik ta pao (IV.21)
  • Titiknya IV.1 s/d 21

 

  1. Organ Yang Terpengaruh
  • Meridian hati
  • Lipat paha
  • Rongga perut
  • Limpa
  • Berluo dgn lambung
  • Lidah

 

  1. Utk kelainan organ Cang[4]

                                                              i.      Titik Su: pi su (VII.20)

                                                            ii.      Titik Yen:  tay pay (IV.3)

  1. Utk kelainan organ Fu

                                                              i.      Titik Mu: cang men (XI.25)

                                                            ii.      Titik He Bawah: –

  1. Titik Luo (utk kelainan meridian, ditambah titik su)

                                                              i.      Kung sun (IV.4)

  1. Ibu, Pribadi & Anak

                                                              i.      Titik ibu: Ta tu (IV.2)

                                                            ii.      Titik pribadi: Tay Pay (IV.3)

                                                          iii.      Titik anak: Sang ciu (IV.5)

  1. Titik Cin (rasa penuh epigastrik)

                                                              i.      Yin pai (IV.1)

  1. Titik Yung (suhu meninggi)

                                                              i.      Ta tu (IV.2)

  1. Titik su (rasa badan berat, dengan ngilu persendian)

                                                              i.      Meridian Yin à su = yen  àTay pai (IV.3)

  1. Titik cing (batuk, sesak, demam)

                                                              i.      Sang ciu (IV.5)

  1. Titik he (diare, ci meridian kacau)

                                                              i.      Yin ling cuen (IV.9)

  1. Titik si (nyeri akut yg bandel)

                                                              i.      Ti ci (IV.8)

 

Catatan:

  1. Kode gambar1:  IV.1 dst
  2. Kode gambar 2: Sp/LD (Splean channel)

 

Meridian Sao Yin Tangan Jantung

 

  1. Perjalanan meridian
  • Mulai dari jantung mengikuti pembuluh darah besar
  • Menembus diafragma, berluo dengan usus kecil
  • Cabang lain: mengikuti pembuluh darah besar naik ke atas menjepit tenggorokan, kerongkongan
  • Terus ke atas berhub dgn mata
  • Berhub pula dgn otak
  • Cabang lain: berjalan di atas paru2 menembus rongga dada di lipat ketiak
  • Lalu menyusuri tepi ulner lengan
  • Berjalan terus ke jari tangan V pada sisi radial dan tiba di ujung jari tangan V itu
  • Titik2nya V.1 s/d 9

 

  1. Organ Yang Terpengaruh
  • Jantung
  • Pembuluh darah besar
  • Diafragma
  • Usus kecil
  • Tenggorokan
  • Kerongkongan
  • Mata
  • Otak
  • Lipat ketiak

 

  1. Utk kelainan organ Cang[5]

                                                              i.      Titik Su:  sin si (VII.15)

                                                            ii.      Titik Yen: sen men (V.7)

  1. Utk kelainan organ Fu

                                                              i.      Titik Mu: ci cie (XIII.14)

                                                            ii.      Titik He Bawah: –

  1. Titik Luo (utk kelainan meridian, ditambah titik Su)

                                                              i.      Tung li (V.5)

  1. Ibu, Pribadi & Anak

                                                              i.      Titik Ibu: sao cung (V.9)

                                                            ii.      Titik pribadi: sao fu (V.8)

                                                          iii.      Titik anak: sen men (V.7)

  1. Titik Cin (rasa penuh epigastrik)

                                                              i.      Sao cung (V.9)

  1. Titik Yung (suhu meninggi)

                                                              i.      Sao fu (V.8)

  1. Titik su (rasa badan berat, dengan ngilu persendian)

                                                              i.      Meridian Yin à su = yen  àSen men (V.7)

  1. Titik cing (batuk, sesak, demam)

                                                              i.      Ling tao (V.4)

  1. Titik he (diare, ci meridian kacau)

                                                              i.      Sao Hai  (V.3)

  1. Titik si (nyeri akut yg bandel)

                                                              i.      Yin si (V.6)

 

Catatan:

  1. Kode gambar1:  V.1 dst
  2. Kode gambar 2:  HT/JT (Heart)

 Meridian Tay Yang Tangan Usus Kecil

 

  1. Perjalanan meridian
  • Mulai dari ujung ulner jari tangan V
  • Menyusuri tepi telapak tangan
  • Tiba di pergelangana tangan
  • Melintasi kaput ulnaris
  • Naik ke atas berjalan menyusuri tepi posterior ulna  dan tiba di siku
  • Melewati tepi posterior lengan atas menuju bahu
  • Melingkari bahu berjalan ke belakang melewati scapula
  • Terus ke titik Ta Cui (XIV.14) yg mrpk titik pertemuan dr seluruh meridian yang
  • Kembali ke depan memasuki fossa supra klavikuler menembus masuk rongga dada dan jantung
  • Kemudian menyusuri saluran makanan esophagus menembus diafragma tiba di lambung
  • Berjalan lagi ke bawah sampai di organ usus kecil
  • Sebag cabangnya dari fossa supraklavikuler menyusuri leher tiba di mandibula, pipi, dan berjalan ke sudut mata luar
  • Kembali lagi dan berakhir di depan telinga
  • Cabangnya yg lain dari pipi berjalan ke region infraorbitalis terus kembali berjalan miring kea rah zigomatikus berhubungan dgn meridian tay yang kaki
  • Titik dari VI.1 s/d 19

 

  1. Organ Yang Terpengaruh
  • Jari tangan V
  • Tepi telapak tangan, pergelangana tangan, kaput ulnaris
  • Tepi posterior ulna, siku
  • Tepi posterior lengan, bahu, scapula, Ta Cui (XIV.14)
  •  Fossa supra klavikuler, rongga dada, jantung
  • Saluran makanan esophagus, diafragma, lambung, organ usus kecil
  • Cabangnya: dari fossa supraklavikuler ke leher, mandibula, pipi, sudut mata luar, depan telinga
  • Cabangnya yg lain: dari pipi ke region infraorbitalis, ke zigomatikus berhubungan dgn meridian tay yang kaki

 

  1. Utk kelainan organ Cang

                                                              i.      Titik Su:  siao cang su (VII.27)

                                                            ii.      Titik Yen:  cing ku (VII.64)

  1. Utk kelainan organ Fu[6]

                                                              i.      Titik Mu: kuan yen (XIII.4)

                                                            ii.      Titik He Bawah:  sia ci si ((III.39)

  1. Titik Luo (untuk kelainan meridian, ditambah titik Su)

                                                              i.      Ce cen (VI.7)

  1. Ibu, Pribadi & Anak

                                                              i.      Titik ibu: heu si (VI.3)

                                                            ii.      Titik pribadi: yang ku (VI.5)

                                                          iii.      Titik anak: siao hai (VI.8)

  1. Titik Cin (rasa penuh epigastrik)

                                                              i.      Sao ce (VI.1)

  1. Titik Yung (suhu meninggi)

                                                              i.      Cien ku (VI.2)

  1. Titik su (rasa badan berat, dengan ngilu persendian)

                                                              i.      Heu si (VI.3)

  1. Titik cing (batuk, sejak, demam)

                                                              i.      Yang ku (VI.5)

  1. Titik he (diare, ci meridian kacau)

                                                              i.      Siao hai (VI.8)

  1. Titik si (nyeri akut yg bandel)

                                                              i.      Yang lao (VI.6)

Catatan:

  1. Kode gambar1:  VI.1 dst
  2. Kode gambar 2:  SI/UK (Small Intestine)

 Meridian Tay Yang Kaki Kandung Kemih

 

  1. Perjalanan meridian
  • Mulai dari kantus medialis mata, naik ke kening
  • Menyusuri permukaan kepala, bertemu dgn meridian Tu di Pai Hui
  • Cabang lain: dari puncak kepala ke araha gtemporal kepala
  • Dari puncak kepala, meridian masuk ke dalam tengkorak bertemu dgn otak
  • Kembali ke kuduk, melanjutkan perjalan angtara bagian medial dari scapula dan lateral tulang belakang
  • Kedua meridian kandung kemih kiri/kanan berjalan pada daerah tulang punggung bagaikan menjepit tulang punggung sampai ke pinggang
  • Masuk ke dalam badan berluo dgn ginjal
  • Kemudian masuk ke dalam kandung kemih
  • Cabang lain: dari pinggang melewati bokong turun ke bawah di lipat lutut
  • Cabang lain: dari kuduk timbul dan berjalan sejajar dengan cabang pertama yg menjepit tulang punggung melewati daerah bokong ke bawah pada sisi posgtero lateral paha dan bertemu dgn cabang pergtama pada region poplitea
  • Setelah petremuan kecua cabang ini berjalan ke bawah melalui bag posgterior tungkai bawah, bagian posgterior maleolus eksgternus ke tulang metatarsal V
  • Berakhir di ujung jari kaki V sebelah lateral
  • Titik  dari VII. 1 s/d 67

 

  1. Organ Yang Terpengaruh
  • Kantus medialis mata, kening, menyusuri permukaan kepala, bertemu dgn meridian Tu di Pai Hui
  • Cabang lain: dari puncak kepala,  ke temporal kepala
  • Dari puncak kepala, masuk tengkorak, otak
  • Kembali ke kuduk, medial dari scapula, lateral tulang belakang
  • Kedua meridian kandung kemih kiri/kanan berjalan pada daerah tulang punggung bagaikan menjepit tulang punggung sampai ke pinggang
  • Ginjal, kandung kemih, bawah di lipat lutut
  • Cabang lain: dari kuduk,  bokong, postero lateral paha, dan bertemu dgn cabang pergtama pada region poplitea, posterior tungkai bawah, bagian posterior maleolus eksgternus ke tulang metatarsal V
  • Ujung jari kaki V sebelah lateral
  • Titik dari VII. 1 s/d 67

 

  1. Utk kelainan organ Cang

                                                              i.      Titik Su:  pang kuang su (VII.28)

                                                            ii.      Titik Yen:  cing ku (IV.64)

  1. Utk kelainan organ Fu[7]

                                                              i.      Titik Mu: cung ci (XIII.3)

                                                            ii.      Titik He Bawah: –

  1. Titik Luo (utk kelainan meridian, ditambah titik su)

                                                              i.      Fei yang (VII.58)

  1. Ibu, Pribadi & Anak

                                                              i.      Titik ibu: ce yin (VII.67)

                                                            ii.      Titik pribadi: tung ku (VII.66)

                                                          iii.      Titik anak: su ku (VII.65)

  1. Titik Cin (rasa penuh epigastrik)

                                                              i.      Ce yin (VII.67)

  1. Titik Yung (suhu meninggi)

                                                              i.      Tung ku (VII. 66)

  1. Titik su (rasa badan berat, dengan ngilu persendian)

                                                              i.      Su ku (VII.65)

  1. Titik cing (batuk, sesjak, demam)

                                                              i.      Kun lun (VII.60)

  1. Titik he (diare, ci meridian kacau)

                                                              i.      Wei cung (VII.54)

  1. Titik si (nyeri akut yg bandel)

                                                              i.      Cing men (VII.63)

 

Catatan:

  1. Kode gambar1:  VII.1 dst
  2. Kode gambar 2:  UB/BL (Urinary bladder)

 

Meridian Sao Yin Kaki Ginjal

 

  1. Perjalanan meridian
  • Mulai dari bag bawah jari kaki V
  • Berjalan ke tulang kuboid dgn arah miring menuju tengaha telapak kaki
  • Ke luar pada titik ranku
  • Berjalan di belakang maleolus internus
  • Naik ke atas melalui permukaan media posgterior tungkai bawah ke bag medial fosa poplitgea
  • Terus melalui permukaan posterior medial paha ke tuburkulum dan bertemu dgn meridian tu di titik cang ciang XIV.1
  • Masuk ke dalam tulang belakang terus masuk ke dalam badan pada daerah pinggang berhubungan dgn ginjal dan selanjutnyua berluo dgn kandung kemih
  • Dari ginjal melewati hati, menembus diafragma sampai ke paru2
  • Melewati trakea, tiba di akar lidah
  • Dari paru2 keluar sebuah cabang yg berhub dgn jantung
  • Titik dari VIII. 1 s/d 27

 

  1. Organ Yang Terpengaruh
  • Mulai dari bag bawah jari kaki V
  • Tulang kuboid, tengah telapak kaki,  ke luar pada titik ranku
  • Belakang maleolus internus, tungkai bawah, medial fosa poplitgea
  • Permukaan posterior medial paha ke tuburkulum, titik cang ciang XIV.1
  • Masuk ke dalam tulang belakang, daerah pinggang,  ginjal, kandung kemih
  • Diafragma, paru2, trakea, akar lidah, jantung

 

  1. Utk kelainan organ Cang[8]

                                                              i.      Titik Su:  sen su (VII.23)

                                                            ii.      Titik Yen:  tay si (VIII.3)

  1. Utk kelainan organ Fu

                                                              i.      Titik Mu: cing men (XI.25)

                                                            ii.      Titik He Bawah: –

  1. Titik Luo (utk kelainan meridian, ditambah titik su)

                                                              i.      Ta cung (VIII.4)

  1. Ibu, Pribadi & Anak

                                                              i.      Titik ibu: fu liu (VIII.7)

                                                            ii.      Titik pribadi: yin ku (VIII.10)

                                                          iii.      Titik anak: yung cuen  (VIII.1)

  1. Titik Cin (rasa penuh epigastrik)

                                                              i.      Yung cuen (VIII.1)

  1. Titik Yung (suhu meninggi)

                                                              i.      Ran ku (VIII.2)

  1. Titik su (rasa badan berat, dengan ngilu persendian)

                                                              i.      Meridian Yin à su = yen  àTay si (VIII.3)

  1. Titik cing (batuk, sejak, demam)

                                                              i.      Fu liu (VIII.7)

  1. Titik he (diare, ci meridian kacau)

                                                              i.      Yin ku (VIII.10)

  1. Titik si (nyeri akut yg bandel)

                                                              i.      Sui cuen (VIII.5)

Catatan:

  1. Kode gambar1:  VIII.1 dst
  2. Kode gambar 2: KI/BJ (Kidney)

 Meridian Cie Yin Tangan Perikardium

  1. Perjalanan meridian
  • Mulai dari dada pada pericardium
  • Berjalan ke bawah menembus diafragma, berluo dengan Sang, Cung dan Sia ciao (atas tengah dan bawah)
  • Cabangnya: menembus dada 3 cun di bawah lipat ketiak titik tien ce
  • Lalu berjalan kea rah ketiak, mengitari lipat ketiak, menyusuri bagian medial lengan dan berjalan antara meridian paru dan jantung
  • Masuk ke dalam lipat siku, terus ke bawah berjalan antara dua otot mm palmoris logus dan fleeksor kapiradialis
  • Menuju telapak tangan danberakhir di ujung jari tengah
  • Cabangnya: dari telapak tangan menuju jari manis berhub dengan meridian sang yang tangan
  • Titiknya dari IX.1 s/d 9

 

  1. Organ Yang Terpengaruh
  • Mulai dari dada pada pericardium, diafragma, berluo dengan Sang, Cung dan Sia ciao (atas tengah dan bawah)
  • Cabangnya: menembus dada 3 cun di bawah lipat ketiak titik tien ce
  • Ketiak, mengitari lipat ketiak, menyusuri bagian medial lengan dan berjalan antara meridian paru dan jantung
  • Lipat siku, telapak tangan, ujung jari tengah
  • Cabangnya: dari telapak tangan menuju jari manis berhub dengan meridian sang yang tangan

 

  1. Utk kelainan organ Cang[9]

                                                              i.      Titik Su:  CIE YIN SU (VII.14)

                                                            ii.      Titik Yen:  ta ling (IX.3)

  1. Utk kelainan organ Fu

                                                              i.      Titik Mu: can cung (XIII.17)

                                                            ii.      Titik He Bawah: –

  1. Titik Luo (utk kelainan meridian, ditambah titik su)

                                                              i.      Nei kuan (IX.6)

  1. Ibu, Pribadi & Anak

                                                              i.      Titik ibu: cung cung (IX.9)

                                                            ii.      Titik pribadi: lao kung (IX.8)

                                                          iii.      Titik anak: ta ling (IX.7)

  1. Titik Cin (rasa penuh epigastrik)

                                                              i.      Cung cung (IX.9)

  1. Titik Yung (suhu meninggi)

                                                              i.      Lao kung (IX.8)

  1. Titik su (rasa badan berat, dengan ngilu persendian)

                                                              i.      Meridian Yin à su = yen  à Ta ling (IX.3)

  1. Titik cing (batuk, sejak, demam)

                                                              i.      Cien se (IX.5)

  1. Titik he (diare, ci meridian kacau)

                                                              i.      Ci ce (IX.3)

  1. Titik si (nyeri akut yg bandel)

                                                              i.      Si men (IX.4)

 

Catatan:

  1. Kode gambar1:  IX.1 dst
  2. Kode gambar 2: HG/PJ/PC (Pericardium)

 Meridian Sao Yang Tangan San Ciao

 

  1. Perjalanan meridian
  • Mulai dari ujung jari IV
  • Berjalan ke atas menyusuri sisi ulner jari tiba di antara tulang metacarpal IV dan V
  • Terus ke pergelangan tangan lalu pada lengan bawah berjalan di antara tulang radius dan ulna
  • Terus ke belakang olekranon melewati bagian lateral lengan atas sampai di pundak
  • Melalui titik cien cing dari meridian kandung empedu
  • Masuk badan/rongga dada, lalu ke pericardium
  • Menembus diafragma dan menuju organg2 yg maemp hub dgn ciao atas, tengah dan bawah
  • Dari dada timbul cabang ke fossa supraklaviculer dan bertemu meridian tu di titik ta cui (XIV.14) terus naik kea rah lateral kuduk menuju bag belakang telinga
  • Terus ke sudut atas telinga bertemu dgn meridian kandung empedu, kemudian belok ke bawah dan tiba di zigomatikus
  • Cabang lain: mulai belakang telinga keluar pada titik ting kung
  • Naik dan berhub dgn meridian semula, kemudian menuju kantus lateralis mata dan berakhir di cece kung (XI. 23)
  • Titiknya X.1 s/d 23

 

  1. Organ Yang Terpengaruh
  • Mulai dari ujung jari IV
  • Sisi ulner jari tiba di antara tulang metacarpal IV dan V
  • Pergelangan tangan, lengan bawah,  tulang radius dan ulna
  • Belakang olekranon, bagian lateral lengan atas,  pundak
  • Melalui titik cien cing dari meridian kandung empedu
  • Masuk badan/rongga dada, pericardium, diafragma
  • Dari dada, \fossa supraklaviculer, titik ta cui (XIV.14), lateral kuduk, bag belakang telinga
  • Sudut atas telinga bertemu dgn meridian kandung empedu, zigomatikus
  • Cabang lain: mulai belakang telinga,
  • titik ting kung
  • Naik dan berhub dgn meridian semula, kemudian menuju kantus lateralis mata dan berakhir di cece kung (XI. 23)
  • Titiknya X.1 s/d 23

 

  1. Utk kelainan organ Cang

                                                              i.      Titik Su:  san ciao su (VII.22)

                                                            ii.      Titik Yen: yang ce (X.4)

  1. Utk kelainan organ  Fu[10]

                                                              i.      Titik Mu: se men (XIII.5)

                                                            ii.      Titik He Bawah: wei yang (VII.53)

  1. Titik Luo (utk kelainan meridian, ditambah titik su)

                                                              i.      Wai kuan (X.5)

  1. Ibu, Pribadi & Anak

                                                              i.      Titik ibu: cung cu (X.3)

                                                            ii.      Titik pribadi: ce keu (X.6)

                                                          iii.      Titik anak: tien cing (X.10)

  1. Titik Cin (rasa penuh epigastrik)

                                                              i.      Kuan cung (X,1)

  1. Titik Yung (suhu meninggi)

                                                              i.      Yi men (X.2)

  1. Titik su (rasa badan berat, dengan ngilu persendian)

                                                              i.      Cung cu (X.3)

  1. Titik cing (batuk, sejak, demam)

                                                              i.      Ce keu (X.6)

  1. Titik he (diare, ci meridian kacau)

                                                              i.      Tien cing (X.10)

  1. Titik si (nyeri akut yg bandel)

                                                              i.      Hui cung (X.7)

 

Catatan:

  1. Kode gambar1:  X.1 dst
  2. Kode gambar 2: SJ/TH/TP (San Jiao)

 Meridian Sao Yang Kaki Kandung Empedu

 

  1. Perjalanan meridian
  • Mulai dari kantus lateralis mata
  • Berjalan ke daerah depan telinga, terus ke bag depan dalam batas rambjut sebelah temporal
  • Membelok ke belakang telinga, lalu bag depan kepala
  • Kemudian kembali ke bag b elakang kepala, ke pundak
  • Dari pundak ke punggung, bertemu tu di ta cui (xiv.14) lalu ke lateral bertemu dgn meridian kandung kemih dan usus kecil
  • Bersilang dgn san ciao dan masuk foss supraklaviculer
  • Cabangnya: dari titik I fung masuk ke dalam telinga keluar lewat tingkung tiba di kantus lateraliss mata
  • Cabang lain: dari kantus lateralis mata, menuju ta ying (iii.5) dari meridian lambung lalu membelok naik ke cia ce (iii.6) bertemu dgn meridian lambung
  • Kemudian meneruskan perjalanan sepanjang leher dan tiba dalam fosa supraklavikuler dan bersatu dgn meridian semula\
  • Setelah persatuan menembus badan, masuk rongga dada, menembus diafragma, berluo dgn hati, kemudian menuju kandung empedu
  • Menyusuri bag dalam iga terus ke bawah dank e luar pada titik ci cung iii.30 melewati daerah pubis melintang sampai pada trokanter mayor femoris
  • Cabangnya yg supervisial: dari fossa supraklalficuler turun ke bawah di depan lipat ketiak, ke sisi lateral dada melewati hipokondrium menuju persendian paha
  • Kemudian ke bawah menhyusuri bag lateral paha, tiba di sendi lutut bag bagian lateral, fibula, maleolus eksternus dan terus ke punggung kaki dan berakhir I ujung jari kaki IV
  • Cabang lain: dari cu lin ci xii.41) melewati metatarsal I dan II menuju ibu jari kaki
  • Titiknya XI. 1 s/d 44

 

  1. Organ Yang Terpengaruh
  • Kantus lateralis mata, daerah depan telinga, bag depan dalam batas rambjut sebelah temporal
  • Belakang telinga, bag depan kepala, pundak
  • Pundak ke punggung, bertemu tu di ta cui (xiv.14) lalu ke lateral bertemu dgn meridian kandung kemih dan usus kecil
  • Bersilang dgn san ciao dan masuk foss supraklaviculer
  • Cabangnya: dari titik I fung masuk ke dalam telinga keluar lewat ting kung tiba di kantus lateraliss mata
  • Sepanjang leher
  • Rongga dada, menembus diafragma, berluo dgn hati, kemudian menuju kandung empedu
  • Dalam iga,
  • Depan lipat ketiak, ke sisi lateral dada melewati hipokondrium menuju persendian paha
  • Bag lateral paha, sendi lutut bag bagian lateral, fibula, maleolus eksternus dan terus ke punggung kaki dan berakhir I ujung jari kaki IV
  • Ibu jari kaki

 

  1. Utk kelainan organ Cang

                                                              i.      Titik Su: tansu (VII.19)

                                                            ii.      Titik Yen:  ciu si (XI.40)

  1. Utk kelainan organ Fu[11]

                                                              i.      Titik Mu: re ye (XI.24)

                                                            ii.      Titik He Bawah: –

  1. Titik Luo (utk kelainan meridian, ditambah titik su)

                                                              i.      Kuang ming (XI.37)

  1. Ibu, Pribadi & Anak

                                                              i.      Titik ibu: sie si (XI.43)

                                                            ii.      Titik pribadi: cu lin ci (XI.41)

                                                          iii.      Titik anak: yang pu  (XI.38)

  1. Titik Cin (rasa penuh epigastrik)

                                                              i.      Ciao yin (XI.44)

  1. Titik Yung (suhu meninggi)

                                                              i.      Sie si (XI.43)

 

 

  1. Titik su (rasa badan berat, dengan ngilu persendian)

                                                              i.      Lin ci (XI.41)

  1. Titik cing (batuk, sesjak, demam)

                                                              i.      Yang pu (XI.38)

  1. Titik he (diare, ci meridian kacau)

                                                              i.      Yang ling cuen (XI.34)

  1. Titik si (nyeri akut yg bandel)

                                                              i.      Wai ciu (XI.36)

 

Catatan:

  1. Kode gambar1:  XI.1 dst
  2. Kode gambar 2: GB  (G.. Bladder)

 Meridian Cie Yin Kaki Hati

 

  1. Perjalanan meridian
  • Mulai dari ibu jari kaki
  • Berjalan melewati punggung kaki, terus ke bag anterior dari maleolus medialus
  • Naik dan sampai di san yin ciao
  • Melewati medial tibia berjalan ke belakang memotong meridian limpa pada kira2 8 cun di atas maleolus medialis
  • Berjalan terus sampai pada daerah pubis
  • Lalu meridian ini melingkari alalt kelamin dan bertemu dgn meridian ren pada perut bag bawah
  • Selanjutnya naik sampai pada hipokondrium, lalu bertemu dgn meridian kandung emepdu di titik canb men (xii.13)
  • Masuk ke dalam badan berhub dgn hati lalu berluo kandung empedu
  • Selanjutnya berjalan ke atas menembus diafragma dan menyebar pada daerah hipokondrium
  • Kemudian menyusuri bag belakang trakea dan esophagus naik ke atasmasuk ke dalam daerah laring faring
  • Selanjutna berhub dgn mata, otak serta puncak kepala (ubun2) berhub dgn meridian tu
  • Cabangnya: fsti msys  kr nsesh kr fslsm pipi, mengitari bibir
  • Cabang lain: dari hati ke diafragma, lalu menyebar pada paru2
  • Titik2nya: XII. 1 s/d 14

 

  1. Organ Yang Terpengaruh
  • Mulai dari ibu jari kaki, punggung kaki, terus ke bag anterior dari maleolus medialus
  • San yin ciao, medial tibia, pubis, melingkari alat kelamin dan bertemu dgn meridian ren pada perut bag bawah
  • Hipokondrium, meridian kandung empedu, hati lalu berluo kandung empedu, diafragma, menyebar pada daerah hipokondrium
  • Bag belakang trakea dan esophagus naik, daerah laring faring
  • Mata, otak serta puncak kepala (ubun2) berhub dgn meridian tu
  • Cabangnya: dari mata, pipi, mengitari bibir
  • Cabang lain: dari hati ke diafragma, lalu menyebar pada paru2
  1. Utk kelainan organ Cang[12]

                                                              i.      Titik Su:  kan su (VII.18)

                                                            ii.      Titik Yen:  tay cung (XII.3)

  1. Utk kelainan organ Fu

                                                              i.      Titik Mu: ci men (XII.14)

                                                            ii.      Titik He Bawah: –

  1. Titik Luo (utk kelainan meridian, ditambah titik su)

                                                              i.      Lie keu (XII. 5)

  1. Ibu, Pribadi & Anak

                                                              i.      Titik ibu: ci cuen (XII.8)

                                                            ii.      Titik pribadi: ta tun (XII.1)

                                                          iii.      Titik anak: sing cien  (XII.2)

  1. Titik Cin (rasa penuh epigastrik)

                                                              i.      Ta tun (XII.1)

  1. Titik Yung (suhu meninggi)

                                                              i.      Sing cien (XII.2)

  1. Titik su (rasa badan berat, dengan ngilu persendian)

                                                              i.      Meridian Yin à su = yen  à Tay cung (XII.3)

  1. Titik cing (batuk, sejak, demam)

                                                              i.      Cung fung (XII.4)

  1. Titik he (diare, ci meridian kacau)

                                                              i.      Ci cuen (XII.8)

  1. Titik si (nyeri akut yg bandel)

                                                              i.      Cung tu (XII.6)

 

Catatan:

  1. Kode gambar1:  XII.1 dst
  2. Kode gambar 2: LV (Liver)

 

Titik Lainnya

 

Titik Dominan

Adalah titik yang menguasai jaringan tertentu

  1. Cang:                     cang men (XII.13)
  2. Fu:                        cung wan (XIII.12)
  3. Ci:                         can cung (XIII.17)
  4. Sie:                        ke su (VII.17)
  5. Tulang:                  ta su (VII.11)
  6. Sumsum tulang:     sien cung (XI.39)
  7. Tendon:                 yang ling cuen (XI.34)
  8. Pembuluh darah:    tay yen (I.9)

 

Titik Induk Meridian Istimewa

Adalah titik yang menguasai jaringan tertentu

  1. Meridian ren:         lie cie (I.7)
  2. Meridian tu:           heu si (VI.3)
  3. Meridian tay:          cu lin ci (XI.41)
  4. Meridian cung:       kung sun (IV.4)
  5. Yin ciao:                cao hai (VIII.6)
  6. Yang ciao:             sen mai (VII.62)
  7. Yin wei:                 nei kuan (IX.6)
  8. Yang wei:              wai kuan (X.5)

 

Titik Pertemuan

Pertemuan 2 buah meridian atau lebih yang jika ditusuk akan mempengaruhi seluruh meridian yang dilaluinya

  1. Ta cui (XIV.14):    titik pertemuan seluruh meridian yang dengan meridian tu
  2. San yin ciao (IV.6): titik pertemuan 3 meridian yin kaki
  3. Cung ci (XIII.3) dan Kuan yen (XIII.4): titik pertemuan 3 meridian yin kaki dengan meridian ren
  4. Cung fu (I.1): meridian tay yin tangan dengan tay yin kaki
  5. Tien ce (IX.1): meridian cie yin tangan dengan cie yin kaki
  6. Cing ming (VII.1): meridian tay yang tangan dengan tay yang kaki
  7. Tung ce liao: meridian sao yang tangan dengan sao yang kaki
  8. Ying siang (II.20): meridian yang mint tangan dengan yang ming kaki

 

 

Titik Luo

Titik pertemuan saluran luar dalam. Tapi yg disini khusus di luar yang 12, karena yang 12 sudah dibahas di depan.

  1. Meridian ren:  ciu wei (XIII.13)
  2. Meridian tu:    cang ciang (XIV.1)
  3. Pi luo (Luo limpa/luo besar): ta pao (IV.21)

 

 

 

 

 

CATATAN

 

I.1                        LU/PP        Lung meridian              Paru2

II.1                       LI/UB         Large intestine              Usus besar

III.1                      ST/BB        Stomach                        Lambung

IV.1                     SP/LD        Splean                           Limpa

V.1                       HT/JT         Heart                             Jantung

VI.1                     SI/UK         Small Intestine              Usus kecil

VII.1                    UB/BL       Urinary bladder             Kandung kemih

VIII.1                   KI/BJ         Kidney                           Ginjal

IX.1                      HG/PJ/PC  Perikardium                  Perikardium

X.1                       SJ/TH/TP   Sanjiau                          San ciao

XI.1                      GB             G..  Bladder                  Kand. empedu

XII.1                    LV              Liver                              Hati

 

 


[1] Paru paru adalah termasuk organ Cang

[2] Usus besar adalah organ Fu

[3] Lambung adalah organ Fu

[4]Limpa adalah organ Cang

[5] Jantung adalah organ Cang

[6] Usus kecil adalah organ Fu

[7] Kandung kemih adalah organ Fu

[8] Ginjal merupakan organ Cang.

[9] Perikardium adalah organ Cang

[10] San ciao adalah organ Fu

[11] Kandung empedu adalah organ Fu

[12] Hati adalah organ Cang

Catatan & Ringkasan tentang Titik-Titik Penting

INTISARI TITIK AKUPUNKTUR                                            
                                             
  IBU PRIBADI ANAK YEN/ idem Su dr meridian ybs HE BWH SI/ nyeri akut yg bandel LUO MU/ depan. SU/ blkg. CIN/rasa penuh epigastrik YUNG/ suhu tinggi SU/ berat ngilu persendian CING/ batuk sesak demam HE/ diare ci meridian kacau MU SU YEN HE        
PARU I.9 (tay yen) I.8 cing ci I.5 ce ce I.9 tay yen   I.6 kung cui I.7 lie cie I.1 cung fu VII.13 fei su I. 11 sao sang I.10 I ci I. 9 tay yen I.8 cing ci I.5 ce ce I.1 cung fu I.9 tay yen I.9 tay yen I.5 ce ce   Tangan kiri mlumah, mulai dari PUNDAK ke arah JEMPOL. (DADA/PUNDAK 1,2 LENGAN ATAS 3,4,5. LENGAN BAWAH 6,7,8,9. JARI 10.11) LU, PP Lung
USUS BESAR II.11 ci ce II. 1 sang yang II.2 el cien II.4 he ku III.37 sang ci si II.7 wen liu II.6 pien li III.25 tien su VII. 25 ta cang su II. 1 sang yang II.2 el cien II.3 san cien II.5 yang si II.11 ci ce nggak ada mu dari usu? II.3 san cien II.4 he ku II.11 ci ce   Tangan mengkurep, mulai jr telunjuk. JARI 1. PERGELANGAN 2 S/D 5. LENGAN BAWAH 6 S/D 11. LENGAN ATAS 12 S/D 15. PUNDAK 16. LEHER 17.18. MUKA 18 S/D 20 LI, UB Large intestine
LAMBUNG III. 41 cie si III.36 cu san li III. 45 li tui III. 42 cung yang III. 39 sia lien/sia ci si III. 34 liang ciu III.40 fung lung XIII.12 cung wan VII. 21 wei su III.45 li tui III. 44 nei ting III.43 sien ku III.41 cie si III.36 cu san lie III.25 tien ci atau tien su III. 43 sien ku III.42 cung yang III.36 cu san lie   Mulai dari muka bawah mata. MUKA 1 s/d 7. LEHER 8 s/d 10. badan depan 11 s/d 30. PAHA ATAS 31 s/d 35. KAKI BAWAH 36 S/D 41. TELAPAK KAKI ATAS 42 S/D 45. SI, BB stomach
LIMPA IV.2 ta tu IV.3 taypai IV.5 sang ciu IV.3 tay pai   IV.8 ti ci IV.3 kuang sun XII.13 cang men VII. 20 pi su IV.1 yin pai IV.2 ta tu IV.3 tay pai sbg su dan yen IV.5 sang ciu IV.9 yin ling cuen nggak ada mu dari usu? IV.3 tay pai sbg su dan yen IV.3 tay pai IV.9 yin ling cuen IV.21 ta pao mrpk luo besar limpa Mulai dari kaki. Jempol. JARI 1.2. TELAPAK ATAS 3,4, NAIK 5. PAHA BAWAH DALAM 6, 7, 8, 9. tmsk cusanli. PAHA ATAS DALAM 10, 11. BADAN BAWAH 12 S/D 16. DADA 17 18 19 20. TURUN DEKAT KETIAK 21. SP, LD splean
JANTUNG V.9 sao cung V.8 sao fu V.7 sen men V.7 sen men   V.6 yin si V.5 tung li XIII.14 ci cie VII.15 sin su V.9 sao cung V.8 sao fu V.7 sen men sbg su dan yen V.4 ling tao nggak ada he nya? nggak ada mu dari usu? V.7 sen men sbg su dan yen V.7 sen men nggak ada he nya? V.3 sao hai Mulai dari lengan atas ke bawah. KETIAK 1. LENGAN ATAS 2,3. LENGAN BAWAH 4,5,6,7 deketan. TELAPAK 8. JARI 9 HT, JT heart
USUS KECIL VI.3 heu si VI.5 yang ku VI.8 siao hai VI.4 wan ku III.39 sia ci si VI.6 yang lao VI.7 ce cen XIII.4 kuan yen VII.27 san cang su V.1 sao ce VI. 2 cien ku VI.3 heu si & induk meridian tu VI.5 yang ku VI.8 siao hai nggak ada mu dari usu? VI.3 heu si & induk meridian tu VI.4 wan ku VI.8 siao hai   Punggung tangan. Mulai dari jari kelingking. JARI 1. TELAPAK 2,3,4,5, LENGAN BAWAH 6,7. KETIAK 9.10. pundak belakang 11,12, 13 s/d 15. LEHER 16. MUKA 17. PIPI 18. DEPAN TELINGA 19. SI, UK small intestine
KANDUNG KEMIH VII.67 CE YIN VII.66 tung ku VII.65 su ku VII.64 cing ku   VII.63 cing men VII.58 fei yang XIII.3 cung ci VII.28 pang kuang su VII.67 ce yin VII.66 tung ku VII.65 su ku VII.60 kun lun VII.54 wei cung nggak ada mu dari usu? VII.65 su ku VII.64 cing ku VII.54 wei cung   Mulai dari tengah2 dua mata. TENGAH2 MATA/ALIS 1,2. ATAS KEPALA/BLKG 3 S/D 9. LEHER BLKG 10. GARIS 1 JARI DR TENGAH PUNGGUNG 11 S/D 30. TENGAH ANTARA 27 DAN TU: 31 S/D 35. IDEM 4 JARI KE KANAN/SEBELAH NO 12: 36 S/D 49. PANTAT 50. PAHA ATAS BLKG 51 52. BLKG LUTUT 53, 54. PAHA BWH BLKG 55, 59. BLKG UGEL2 KAKI 60. KBWHNYA 61. KE SAMPING TELAPAK 62 S/D 67 DI JARI KELINGKING KAKI. UB, BL urinary bladder
GINJAL VIII.7 fu liu VIII.10 yin ku VIII.1 yung cuen VIII.3 tay si   VIII.5 sui cuen VIII.4 ta cung XII.25 cing men VII.23 sen su VIII.1 yung cuen VIII.2 ran ku VIII.3 tay si juga mrpk titik yen VIII.7 fu liu VIII.10 yin ku nggak ada mu dari usu? VIII.3 tay si juga mrpk titik yen VIII.3 tay si juga mrpk titik yen VIII.10 yin ku   Mulai dari telapak kaki, tengah2 1/3 dari depan 1. PUNGGUNG TELAPAK, TENGAH DALAM 2. SEKITAR KEMIRI 3S/D 6. PAHA BAWAH DALAM 7,8,9. DENGKUL DALAM 10. BADAN MLI DR RAMBUT KEMAL (0.5 CUN DR TENGAH) 11. KE ATAS (2 CUN DR TENGAH) 22 S/D 27. KI, BJ kidney
PERIKARDIUM IX.9 cung cung IX.8 lao kung IX.7 ta ling IX.7 ta ling   IX.4 si men IX.6 nei kuan XIII.17 can cung VII.14 CIE YIN SU IX.9 cung cung IX.8 lao kung IX.7 ta ling juga mrpk titik yen IX.5 cien se IX.3 ci ce nggak ada mu dari usu? IX.7 ta ling juga mrpk titik yen IX.7 ta ling juga mrpk titik yen IX.3 ci ce IX.6 nei kuan sering dipakai Mulai dari 1 cun ke luar putting susu 1. LENGAN ATAS DEPAN 2. BALIK SIKU 3. LENGAN BAWAH 3 S/D 7. PERGELANGAN TANGAN DALEM 8. KUKU JARI TENGAH 9. HG, PJ, PC peridardium
SAN CIAO X.8 cung cu X.6 ce keu X.10 tien cing X.4 yang ce VII.53 wei yang X.7 hui cung X.5 wai kuan XIII.5 se men VII. 22 san ciao su X.1 kuan cung X.2 yi men X.3 cung cu X.6 ce keu X.7 tien cing   X.3 cung cu X.4 yang ce X.7 tien cing X.5 wai kuan sering diambil mrpk titik pertemuan Mulai dari punggung jari manis 1. PUNGGUNG TELAPAK 2,3. LENGAN BAWAH 4 S/D 9. LENGAN ATAS 10 S/D 14. PUNDAK 15. LEHER PINGGIR 16. BWH TELINGA 17. BLKG TELINGA 18 19. ATAS TELINGA 20. DEPAN TELINGA 21. NAIK 21. PELIPIS 22. SJ, TH, TP sanjiau
KANDUNG EMPEDU XI.43 sie si XI.41 cu lin ci XI.38 yang pu XI.40 ciu si   XI.36 wai ciu XI.37 kuang ming XI.24 re ye VII.19 tan su XI.44 ciao yin XI.43 sie si XI.41 lin ci XI.38 yang pu XI.34 yang ling cuen XI. 24 re ye XI.41 lin ci XI.40 ciu si XI.34 yang ling cuen XI.30 huan tiao utk lumpuh Mulai dari samping luar mata 1. DEPAN/BWH TELINGA 2. SEPUTAR TELINGA 3 S/D 12. KEPALA SAMPING 13, 14, 15, 16, 17. BLKG KEPALA 18. 19. 20. LEHER 21. BAWH KETIAK 22, 23. PERUT 24 S/D 29. SAMPING BADAN/PANGKAL PAHA 30. PAHA LUAR SAMPING 31.32. DEKAT LUTUT 33.34. PAHA BAWAH 35 S/D 39. UGEL2 KAKI LUAR 40. PUNGGUNG KAKI ATAS 41 S/D 43. JARI MANIS KAKI 44. GB g bladder
HATI XII.8 ci cuen XII.1 ta tun XII.2 sing cien XII.3 tay cung   XII. 6 cang tu (cung tu?) XII.5 li keu XII.14 ci men VII.18 kan su XII.1 TA TUN XII.2 SING CIEN XII.3 tay cung juga mrpk titik yen XII.4 cung fung XII.8 ci cuen XII.14 ci men VII.18 kan su XII.3 tay cung juga mrpk titik yen XII.8 ci cuen   Mulai dari jempol kaki 1. PUNGGUNG ATAS KAKI 2,3,. UGEL2 4. PAHA BAWAH DALAM 5,6. DENGKUL DALAM 7 DAN 8. PAHA DALAM 9,10,.11. RAMBUT KEMAL 12. PERUT DEPAN SAMPING 13. DADA 14 LV liver
                                             

Topografi Meridian

Topografi Meridian

 

 

  1. Tay yin tangan paru

Start: lambung, ke bawah berluo dengan usus besar, naik ke lambung menembus diafragma, ke paru, ke atas, melintang menembus permukaan dada pada titik cung fu, naik ke klavicula, terus menyusuri radial lengan, berjalan di depan meridian jantung dan meridian pericardium, tiba di lipat siku, lalu ke tulang radius sampai di daerah cun keu/daerah nadi, terus ke pergelangan tangan, menyusuri metacarpal (tulang telapak tangan) I dan berakhir di kuku ibu jaris sebelah radial.

 

  1. 2.     Yang ming tangan usus besar

Start:ujung telunjuk menyusuri radial jari telunjuk sampai ke pertemuan tulang metacarpal I dan II, ke atas masuk lekukan tendon MM ekstensor polisis longus dan brevis, berjalan pada sisi radial lengan bawah sampai di lateral sudut lipat siku, berjalan lagi menyusuri tepi lateral lengan atas menuju bahu, lalu berjalan ke belakang ketemu dgn meridian yang di titik Ta Cui (XIV.14), kembali ke supraklafikuler menembus ke dalam berhub dgn paru2 (ber luo) dgn paru2 dan menembus diafragma, tiba di usus besar.

 

  1. 3.     Yang ming kaki lambung

Start: ujung meridian usus besar ying siang (ii.20), naik ke atas sampai pada pangkal hidung, berhub dg meridian kandung kemih, lalu berjalan sepanjang sisi hidung menembus masuk gusi atas, mengitari bibir, tiba di titik cen siang (xiii.24), kemudian jalan sepanjang mandibula, naik ke atas melalui depan telinga, menyusuri garis batas rambut depan sampai di kening.  Dari mandibula, meridian berjalan ke bawah lewat leher, tiba di fossa supraklavikulelr, lalu berjalan menembus ke dalam rongga dada, diafragma dan tiba di lambung, kemudian ber luo dgn LIMPA. Pada permukaan badan, meridian ini dari fossa supraklavikuler melanjutkan perjalanan mengikuti garis lateral perut II shg tiba pada daerah lipat paha, lalu turuns epanjang bagian latero fraontal dari femur, menyusuri sisi patella berjalan ke tungkai bawah bagian lateral Krista tibiae dan berakhir pada ujung jari kaki II.

 

  1. 4.     Tay yin kaki limpa

Start: ujung ibu jari kaki/basis kuku, menyusuri medial ibu jari kaki pada batas perubahan warna kulit kaki, lewat tulang metatarsal 1 naik ke atas ke depan maleiolus medialis, terus menyusuri posterior tulang tibia, tulang femur dan di bagian atas tungkai mnyilang meridian hati, lalu berjalan anterior dari meridian itu tiba di lipat paha terus masuk ke rongga perut berhub dgn limpa, ber luo dgn lambung. Berjalan terus menembus diafragma, kemudian berjalan dalam rongga dada, terus naik ke atas berhub dgn akar lidah, dan berakhir menyebar di bawah lidah.

 

  1. 5.     Sao yin tangan jantung

Start: jantung, mengikuti pembuluh darah besar menembus diafragma, berluo dgn usus kecil, cabang lain mengikuti pembuluh darah besar naik menjepit kerongkongan / tenggorokan, terus ke atas berhub dgn mata dan otak.  Cabang lain berjalan di atas paru, menembus rongga dada di lipat ketiak, lalu menyusuri tepi ulner lengan (di belakang meridian pericardium) berjalan terus ke jari tangan V, pada sisi radial dan tiba di ujung jari tangan V itu.

 

  1. 6.     Tay yang tangan usus kecil

Start: ujung jari  tangan V, menyusuri tepi telapak tangan tiba di pergelangan, melingtasi kaput ulnaris, naik menyusuri posterior ulna dan tiba di siku. Terus melewati antara olekranon dan epikondilus humeri tiba di lengan atas. Melingkari bahu berjalan ke belakang melewati scapula terus ke titik Ta Cui (XIV. 14, titik pertemuan dari seluruh meridian yang dalam badan), kemudian kembali ke depan memasuki fossa supraklavikuler menembus rongga dada dan jantung. Kemudian menyusuri saluran makanan (esophagus) menembus diafragma tiba di lambung. Jalan lagi ke bawah sampai usus kecil.

 

  1. 7.     Yang kaki kandng kemih

Start: kantus medialis mata. Naik ke kening terus menyusuri permukaan kepala dan ketemu dgn meridian Tu di titik Pai Hui di puncak kepala.  Cabang lain: dari puncak kepala menuju temporal kepala.  Dari puncak kepala, masuk tengkorak berluo dgn otak. Ke luar kembali pada daerah kuduk, ke bagian medial dari scapula dan lateral tulang belakang. Kedua meridian kand kemih kiri dan kanan berjalan pada daerah punggung bagaikan menjepit tulang punggung sampai pada daerah pinggang. Lalu masuk ke dalam badan berhub dgn ginjal/berluo). Kemudian masuk ke dalam kandung kemih.  Cabang meridian dari daerah pinggang melewati daerah bokong turun ke bawah sampai di lipat lutut.

Cabang lain dari daerah kuduk timbul dan jalan sejajar dgn cabang pertama menjepit tulang punggung melewati  daerah bokong terus turun ke bawah pada sisi posgtero lateral paha dan bertemu dgn cabang pertama pada region poplitgea.

Setelah ertemuan kedua cabang kemudian berjalan terus kebawah melalui posgterior tungkai bawah di posterior maleolus eksternus terus ke tulang megtatarsal V dan berakhir pada ujung jari kaki V sebelah lateral.

  1. 8.     Sao yin kaki ginjal

Start: bagian bawah jari kaki V, berjalan ke tulang kuboid dgn arah miring menuju ke tengah telapak kaki luar pada titik ran ku, kemudian ke belakang maleolus ingterusnus, ke atas tungkai bawah ke bagian medial fosa popligtea terus ke posterior medial paha ke tuberkulum dan bertemu dgn meridian tu di titik cang ciang (xiv.1), kemudian masuk ke dalam tulang belakang terus masuk ke dalam badan pada daerah pinggang, berhub dgn ginjal dan berluo dgn kandung kemih.

Kemudian dari ginjal, berjalan melewati hati, menembus diafragma, sampai ke paru, menyusuri trakea, tiba di akar lidah.

  1. 9.     Cie yin tangan pericardium

Start: dada pada pericardium.  Ke bawsah menembus diafragma, ber luo dgn Sang, Cung, dan Sia Ciao (ciao atas, tengah dan bawah).

Cabangnya yg sebuah menembus dada 3 cun di bawah lipat ketiak (titik cien cie), lalu kearah ketiak, mengitari ketiak, menyusuri bagian medial lengah dan berjalan antgara meridian paru dan jantung,  masuk ke dalam lipat siku, terus ke bawah berjalan diantara dua otot mm palmaris longus dan fleksor karpiradialis.  Menuju ke telapak tangan dan berakhir di ujung jari tengah.

Cab yg sebuah lagi dari telapak tangan menuju jari manis berhub dgn meridian sao yang tangan

 

  1. 10.                        Sao ying tangan san ciao

Start:ujung jari IV berjalan ke atas menyusuri sisi ulner jari, tiba di atnara tulang metakaparpal IV dan V, terus ke pergelangan.  Lalu ke lengan bawah menuju di antara tulang radius dan ulna, terus ke belakang olekranon melewati bag lateral tengah atas sampai pundak.

Melalui titik tien cing dari meridian kand empedu masuk badan via rongga dada, lalu berhub dg pericardium. Tewrus menembus diafragma, menuju organ2 yg punya hub dgn ciao atas tengah dan bawah.

Dari dalam dada timbul cabang ke luar fosa supraklaviculer dan bertemu dgn meridian tu di titik ta cui terus naik kea rah lateral kuduk menuju belakang telinga, terus ke sudut atas tgelinga, dan bertemu lagi dgn meridian kand empedu. Kemudian belok ke bawah dan tiba di daerah zigomatikus.

Cabang lain mulai dari belakang telinga keluar pada titik tingkung, naik dan berhub dgn meridian semula, kemudian menuju kantus lateralis mata dan berakhir pada titik ce ce kung (XI. 25)

 

 

  1. 11.                        Sao yang kaki kandung empedu

Start: kantus latleralis mata, ke depan telinga terus ke bagian dalam batas rambut sebelah temporal.  Membelok ke belakang telinga, lalu ke bagian depan kepala, kemudian kembali lagi ke bagian belakang kepala dan meneruskan perjalanan ke pundak.

Dari pundak terus ke punggung bertemu dgn meridian tu di titik ta cui (XIV.14) lalu ke lateral bertemu dgn kandung kemih dan usus kecil. Kemudian bersilang dgn meridian san ciao dan masuk ke fosa supraklaviculer.

Cab meridian: sebuah cabang keluar dari titik I fung dan masuk ke dalam telinga, keluar mel titik ting kung tiba di kantus lateralis mata.

Cabang lain mulai dari kantus lagteralis mata menuju titik ta ying (iii.5) dari meridian lambung lalu belok naik terus ke titik cia ce (iii.6) bertemu kembali dgn meridian lambung, kemudian terus sepanjang leher, tiba dalam fosa supraklaviculer bersatu dgn meridian semula.

Setelah persatuan, meridian menembus badan masuk rongga dada, menembus diafragma, berluo dgn hati kemudian masuk kand empedu.

Menyusuri bag dalam iga terus ke bawah dan ke luar pada titik cing cung (iii.30) melewati daerah pubis melintang dan sampai pada trokantger mayor femoris.

Cab median yg superficial, berjalan dari fosa supraklaficuler turun ke bawah di depan lipat ketiak, berjalan ke sisi lateral dada terus melewati hipokondrium menuju persendian paha. Kemudian berjalan ke bawah menhyusuri bagian lateral paha tiba di sendi lutut bag lateral. Lalu ke depan fibula, terus ke depan dan terus ke punggung kaki dan berakhir pada ujung kaki IV.

 

  1. 12.                        Cie yin kaki hati

Start: dari ibu jari kaki. Ke punggung kaki terus ke bagian anterior dari maleolus medialis, naik sampai ke titik san hyin iau dari meridian limpa.

Kemudian melewati tepi medial tibia berjalan ke belakang memotong meridian limpa pada kira2  8 cun di atas maleolus medialis. Berjalan terus sampai pada daerah lubis.

Cabang lain melingkari alat kelamin, bertemu dgn meridian ren pad perut bag bawah, seterusnya ke hipokondrium.  Kemudian bersatu dgn meridian kandung empedu di titik cang men (xii.13) dan masuk ke dalam badan berhub dgn hati, lalu ber luo dgn kandung empedu.

Selanjutnya berjalan ke atas menembus diafragma menyebar pada pada daerah hipokondrium,.

Kemudian menyusuri bagian belakang trakea dan esofatus naik ke atas ke laring faring. Terus ke mata, otak serta puncak kepala (ubun2) berhub dgn meridian tu.

Cabang meridian: sebuah cabang dari mata turun ke bawah ke dalam pipi selanjutnya mengitari bibir.

Cabang lain dari hati menembus diafragma lalu ke paru.

Teori Pergerakan 5 Unsur (U Sing)

ü      U Sing merupakan teori yang terpenting setelah teori yin yang

ü      Berkembang dari teori yin yang dgn menilai sifat khusus dari lima unsur benda dalam alam semesta dan penjelasan ttg kuat lemahnya yin yang, ia menunjukkan cara penggolongan benda2 sejenis dan menjelaskan hub nya masing2

ü      Lima benda tsb:

  • Atas: KAYU
  • Kanan: API, TANAH
  • Kiri: AIR, LOGAM

ü      Urut: KAYU, API, TANAH, LOGAM, AIR, KAYU…  (KAT LAK)

ü      Dasar dari penggolongan: sifat nyata dan imajinasi yg khusus dari 5 unsur tsb

  • Kayu (= POHON) à lurus, berkembang
  • Api à memanasi, membuang ke atas (api menjilat2 ke atas…)
  • Tanah à pengertian, penghasil, pengukuh, ketentangan
  • Logam à keras, membunuh
  • Air à basah, licin, mengalir ke bawah (air kok..)

ü      Atas dasar sifat khusus dan hubungan antar unsur:  lahirlah PERATURAN2 DLM PENGGUNAANNYA

ü      Teori U Sing menyatakan bhw segala sesuatu dlm alam semesta ini sec ringkas disimpulkan dlm 5 gol unsur KATLAK. Ke lima unsur ini satu dg yg lain menjalin hub yg erat, teratur dan dlm keseimb bergerak

 

PERAT DLM TEORI PERGERAKAN 5 UNSUR

 

PERAT SATU: hub menghidupkan/menguatkan

 

ü      Menghidupkan, artinya: melahirkan, membantu pertumbuhan.

ü      Antara 5 unsur tadi terdpt hub yg saling menghidupkan, saling membutuhkan demi kelangsungan dirinya à hub menghidupkan

  • Air: menghidupkan dan menumbuhkan kayu (dlm arti POHON)
  • Kayu: menghidupkan api
  • Api: menghasilkan tanah (abu)
  • Tanah: menghasilkan logam (tambang kan dr dlm tanah)
  • Logam: membentuk air (udara pada kelembaban)
  • Dstnya.
  • ARAH: SEARAH JARUM JAM/KE KANAN

 

PERAT DUA: hub membatasi

 

ü      Membatasi, artinya mengalahkan/ menguasai/ menjajah/ membunuh

ü      Dalam U Sing terdpt hub yg saling menguasai/menekan à hub membatasi

  • Kayu: (POHON) merusak tanah
  • Tanah: MEMBENDUNG air
  • Air: MEMATIKAN api
  • Api: MENCAIRKAN logam
  • Logam: MEMOTONG kayu
  • Kayu: merusak TANAH dstnya
  • Gambar:
    • ATAS/kayu ke                         POHON merusak TANAH
    • KANAN BAWAH/tanah         TANAH membendung AIR
    • KIRI ATAS/air                        AIR memadamkan API
    • KANAN ATAS/api                 API melelehkan LOGAM
    • KIRI BAWAH/logam               LOGAM memotong KAYU
    • TENGAH ATAS/kayu

 

PERAT TIGA: menghidupkan/membatasi

 

ü      Menghidupkan membatasi, artinya penguasaan/pembatasan dan pengembangan

ü      Yi hub rangkap antara hub menghidupkan dan hub membatasi

ü      Bilamana hanya ada perat menghidupkan, maka tidak akan ada keseimb yg tetap dan normal.   Semua akan lahir, lahir dan lahir dstnya…

ü      Begitu juga bila yg ada hanya membatasi, maka tidak akan ada kehadiran lagi, semua akan saling membatasi…

ü      Yg terjadi: DLM HUB MENGHIDUPKAN TERDAPAT HUB MEMBATASI, dalam hub membatasi terdapat hub menghidupkan

ü      Shg akan ada keseimbangan yg tertib dan normal

  • Kayu merusak tanah, tanah menghasilkan logam, logam memancung kayu
  • Api mencairkan logam, logam membentuk air, air mematikan api
  • Tanah membendung air, air menyuburkan kayu, kayu merusak tanah
  • Logam memancung kayu, kayu menghidupkan api, api mencairkan logam
  • Air mematikan api, api menghasilkan tanah/abu, tanah membendung air

ü      Gambar: LINGKARAN DOBEL

  • Lingkaran luar: atas kayu, kanan api dan tanah, kiri air dan logam
  • Lingkaran dalam: bawah kayu, kanan logam dan air, kiri tanah dan api (yg disebut pertama di ATAS!!!)

ü      Penjelasan: kayu bisa menghidupkan api à ibu memelihara anak. Bagi kayu dgn menghidupkan api, utk dirinya sendiri mrpk beban (krn bisa membunuh).  Tapi dgn adanya api yg dihidupkan, yg menjadi besar itu, maka logam akan dikuasai oleh api tsb. Dgn demikian maka bagi kayu (yang terancam oleh logam), musuhnya (maksudnya bagi kayu logam adalah musuhnya), logam akan dibatasi hidupnya.  Shg tidak akan sampai mengancam kehidupan kayu

ü      Penjelasan lain: kayu/POHON bisa membunuh tanah.  Bila kayu dlm tugasnya menguasai tanah terlalu kejam, maka tanah bisa menyuruh logam (yi anaknya), bertindak utk membatasi.  Dgn demikian kemungkinan berlaku kejam dari membatasi dpt diatasi. Inilah yg membuat selalu ada keseimbangan…

ü      Catatan ttg ANAK

  • Anaknya KAYU          API
  • Anaknya API               TANAH
  • Anaknya TANAH        LOGAM
  • Anaknhya LOGAM      AIR
  • Anaknya AIR               KAYU

ü      Catatan ttg IBU

  • Ibunya API                   KAYU
  • Ibunya KAYU              AIR
  • Ibunya AIR                  LOGAM
  • Ibunya LOGAM           TANAH
  • Ibunya TANAH           API

 

PERAT EMPAT: penindasan dan penghinaan

 

ü      Maksud penindasan:  penyerbuan di luar batas normal.  Hampir sama dgn hub membatasi

ü      Maksud penghinaan memp arti berbalik menghina kepada yg biasanya menguasai dirinya.  Ini sama dgn hub membatasi BALIK

ü      Segala sesuatu bila ada yg normal, akan ada pula yg abnormal

ü      Begitu pula peraturan U Sing

ü      Dlm kead normal, perat U Sing di atas

ü      PERAT ke empat adalah hub yg abnormal, patologis.

ü      Bila terdapat suatu kead di mana salah satu unsur dalam U Sing menjadi terlalu kuat atau menjadi lemah, mk hilanglah keseimbangan yg normal dan tampak adanya hub penindasan dan hub penghinaan

ü      Misal:

  • Api berlebihan ci nya, maka akan terjadi kead: air yg bertugas membatasi api, tidak lagi mampu menjalankan tugasnya
  • Akibatnya air berbalik dikuasai oleh api
  • Ini hub pnghinaan…!!
  • Begitu pula sebaliknya jika api berubah menjadi lemah, mk air akan menindasnya, sedang logam akan menghinanya

ü      Gambar:

  • LUAR lingkaran,
  • DALAM garis putus KAYU ke LOGAM, LOGAM ke API, API ke AIR, AIR ke TANAH, TANAH ke KAYU, yg sifatnyabertentangan/berlawanan dengan lingkaran lur

 

 

PENGUNAAN USING DALAM ILMU PENGOBATAN

 

ü      Teori U Sing ini dilahirkan krn teori yin yang pd batas tertentu tidak mamu memberikan penjelasan yg memuaskan

ü      Teori using dan yin yang saling mengisi dan membentuk shg akhirnya mrpk dasar bagi teori2 dlm ilmu pengobatan Cina

ü      Cara penggolongan sejenis yg digunakan

  1. 1.      Mc adalah makluk hidup di alam semesta
  2. 2.      Kead lingk sangat berpengaruh pd dirinya
  3. 3.      Alat2/organ tubuh disimpulkan dlm 5 gol besar: KAT LAK.  Cat: air sbg pusat
  4. 4.      Dgn dmk terjadilah suatu rangkaian dari pertalian hub yg sangat kompleks.  Dlm membicarakan salah satu unsur (sing), mk akan bertalian banyak aspek yg berhub
  5. 5.      Misal:
  • Kayu
  • Pd musim semi terdpt banyak angin
  • Angin kebanyakan dari timur
  • Udara hangat, nyaman, rumput, pohon (kayu!!) bersemi dan bertunas
  • Warna yg terlihat adalah hijau
  • Pohon tertentu jika diolah menimbulkan rasa asam
  • Kesimp: dlm perkemb lahir sbg tunas, dlm warna hijau dan dlm rasa asam
  1. 6.      JIKA KAYU DIGANTI ORANG
  • Hampir sama dgn makluk lainnya
  • Musim semi: bergerak dari sarang, gairah hidup menyala
  • Sifat ini berhub dg:
    •  fungsi hati
    • hati berhub dgn kantung empedu, tendon, mata, mengepal, menjerit, marah
  1. 7.      Jika dilihat dari penggolongan U Sing, mk dari satu garis membujur dgn grs membujur lain, dari satu unsur dgn unsur lainnya, terdpt hub MENGHIDUPKAN, MEMBATASI, MEMBATASI/MENGHIDUPKAN.  Maka terbentuklah hub membujur dan melintang, yg bisa disatukan, bisa juga dipisahkan
U Sing Kayu Api Tanah Logam Air
Arah Timur Selatan Tengah Barat Udara
Musim Semi Panas Panas panjang Gugur Dingin
Lima hawa udara Angin Panas Lembab Kering Dingin
Perjalanan hidup Lahir Tumbuh Dewasa Layu Mati
Cang Hati Jantung Limpa Paru2 Ginjal
Fu Kandung empedu Usus kecil Lambung Usus besar Kandung kemih
Panca indera Mata Lidah Mulut Hidung Telinga
Jaringan tubuh Tendon Pembuluh darah Otot Kulit, bulu Tulang
Emosi Marah Gembira Berpikir Kuatir, sedih Takut
Warna Hijau Merah Kuning Putih Hitam
Rasa Asam Pahit Manis Pedas Asin
Suara Menjerit Tertawa Menyanyi Menangis Merintih

 

ü      Sesungguhnya Cang dan Fu tidak berdiri sendiri, tetapi saling berhub erat satu dg yg lain (berpasangan), shg bila terjadi sakit, penyakit cang mempengaruhi fu

ü      Sebaliknya penyakit fu mempengaruhi cang,

ü      Penjalaran penyakit dari setiap penyakit cang sangat kompleks, tetapi tidak akan lepas dari 4 hub (PENINDASAN, PENGHINAAN, IBU SAKIT MENULAR KE ANAK, ANAK SAKIT MENULAR KE IBU)

ü      Selain itu masih ada satu hub lagi, yaitu PENYAKIT ORGAN ITU SENDIRI

ü      Misal:

  • Ibu sakit menularkan kepada anaknya
  • Penyakit hati menjalar ke jantung
  • Anak sakit menjalar ke ibunya
  • Penyakit limpa menjalar ke jantung

ü      Hub penindasan: penyakit hati menjalar ke limpa

ü      Hub penghinaan: penyakit paru menjalar ke jantung

ü      Penyakitnya sendiri, jantung, timbul pd organ ybt.  Jadi bukan krn dari organ lain.

ü      Utk penyakit ringan, misal masuk angin tidak perlu penilaian dengan U Sing

ü      Penyakit kompleks:  perlu…

 

PENGGUNAAN USING DALAM AKUPUNKTUR

 

ü      Ke 12 meridian umum akupunktur berhub dgn cang fu, dan antaranya terdpt hub luar dalam (piao li)

ü      Krn itu mengikuti hub cang fu, dengan U Sing, kedua, belas meridian itu pun berhub pula dgn U Sing

ü      Disamping itu pada titik2 akupunktur yg terletak di bawah sendiri lutut dan sendi siku didapati titik yg tergolong dlm titik U Su yi titik2: cin, yung, su, cing dan he

 

Meridian U Sing meridian Cin (kayu) Yung (api) Su (tanah) Cing (logam) He (air)
Tay yin tangan paru2 Logam Sao sang (11) I Ci (10) Tay yen (9) Cing ci (8) Ce ce (5)
Tay yin kaki limpa (IV) Tanah Yin ai (1) Ta tu (2) Tay pai (3) Sang ciu (5) Yin ling cuen (9)
Sao yin tangan jantung (V) Api Sao cung (9) Sao fu (9) Sen men (7) Ling tao (4) Sao hai (3)
Sao yin kaki ginjal (VIII) Air Yung cuen (1) Ran ku (2) Tay si (3) Fu liu (7) Yin ku (10)
Cie yin tangan perikardium Api Cung cung (9) Lao kung (8) Ta ling (7) Cien se (5) Ci ce (3)
Cie yin kaki hati (XII) Kayu Ta tun (1) Sing cien (2) Tay cung (3) Cung fung (4) Ci cuen (8)

 

 

Rumus

  1. Dlm menghadapi keadaan sakit, lakukan tindakan penyembuhan
  2. Dlm hadapi kead abnormal, kita lakukan tindakan pemulihan keadaan menjadi normal
  3. Using
  4. Pada keadaan si (lemah, insufisien) à perkuat ibunya
  5. Pada keadaan se (berlebihan, hiperaktif) à perlemah anaknya
  6. Yg dimaksud dgn si dan se adalah kead yg mrpk yin yang, yi bilamana salah satu organ menjadi lemah dari normalnya disebut si
  7. Bilamana menjadi lebih kuat atau melampaui batas:  se
  8. Dlm keadaan tsb itu terjadilah hub abnormal dari u sing, dimana hub penindasan dan hub penghinaan yg akan tampak sbg gejala terlihat atau keluhan yg diderita pasien ssi dgn organ yg terkena
  9. Bila api dlm keadaan si, kita kuatkan kayu utk memperbesar api.  Kita perkuat api utk mengatasi kelemahan tanah.  Kita memperkuat tanah utk menyembuhkan logam dst

Teori Yin Yang

ü      Teori terbentuk pada jaman Can Kuo (5 s/d 3 abad SM)

ü      Dasar teori: falsafah alamiah, berdasarkan pada penelitian kead alam semesta dgn diolah oleh pemikiran genial, mencakup garis besar sifat kead alam semesta serta segala aspek kehidupan mc sehat maupun sakit dan ilmu pengobatannya

ü      Sifat dan segala sesuatu dalam alam semesta mempunyai 2 muka yg bertentangan: yin dan yang, sekaligus saling membentuk.

ü      Keduanya memiliki sifat dan kerja yg bertentangan, tetapi dalam ketidaksamaannya, dlm pertentangan keduanya memiliki hub yg erat satu dg yg lain dan mrpk satu kesatuan:  PERTENTANGAN dan KESATUAN

ü      Penilaian yin dan yang tidak mutlak, mengikuti keadaan dan sudut pandangan. Sesuatu yang dinilai YANG, tetapi bilamana ada yang lebih dari itu, maka dia berubah menjadi YIN, dan yg lebih atas menjadi YANG

ü      Tidak ada yang murni yin maupun yang murni yang

ü      Gambar: lingkaran, terbagi dua/melengkung: hitam (yin) dan putih (yang).   Tetapi di dalam putih ada hitam bulet, di dalam hitam ada putih bulet.  Artinya dalam yin ada yang, di dlm yang ada yin

ü      Yin dan yang membentuk kesatuan dan keseimbangan.  Hilangnya keseimbangan menimbulkan keadaan abnormal yi yin dan atau yang yang berlebihan. Kemudian yang berlebihan dilemahkan, yg lemah dikuatkan shg terjadi kondisi normal lagi.

ü      Bila yin menjadi berlebihan s/d batas maksimalà dia menjadi yang.  Yang yang melemah berlebihan à menjadi yin.  Keduanya bertentangan dgn dirinya

ü      Penjelasan yin dan yang utk menjelaskan segala sifat dan gerak perubahan sesuatu hal disebut: Teori Yin Yang

 

TEORI YIN YANG DLM AKUPUNKTUR

 

ü      Pandangan ilmu pengobatan Cina, termasuk akupunktur

  • Tubuh mc dilahirkan/dijelmakan dan berbentuk adalah berasal dari 2 buah benda yg mewakili yin dan yang
  • Tubuh: bentuk kesatuan dari pertentangan yin dan yang. Jadi hanya dgn mempertahankan keseimbangan yin dan yang mk mc baru dpt hidup teratur dan sehat
  • Tubuh bagian dari alam semesta à mc juga dipengaruhi oleh keseimbangan yin dan yang alam semesta itu sendiri. 
  • Jadi utk mempertahankan keseimbangan yin dan yang dlm tubuh, mc harus menyesuaikan diri dgn yin yang lingkungannya

ü      Dlm bidang diagnosis sekaligus didapati berbagai jenis penyakit, a.l.penyakit Cang Fu dgn sindrom2nya:

  • Penyakit kelainan meridian
  • Sindrom 6 meridian
  • Sindrom San Ciao
  • Sindrom Ying Wei Cie Sie dll

 

 

ü      Secara keseluruhan tidak lepas dari 8 dasar diagnosis, yaitu:

  • Yin
  • Yang
  • Piao (luar)
  • Li (dalam)
  • Han (dingin)
  • Re (panas)
  • Si (lemah)
  • Se (kuat)

ü      Dalam 8 dasar diagnosis tsb, yin dan yang mrpk pimpinan atau d.p.l. ke enam lainnya merupakan diferensiasi yin dan yang

ü      Luar, panas, se adalah YANG

ü      Dalam, dingin, si adalah YIN

ü      Karena itu dalam pengobatan, urutannya adalah:

  • Pertama: menentukan perubahan yin dan yang penderita
  • Setelah itu baru diadakan diferensiasi yg lebih rinci

ü      Dalam terapi: tindakan disesuaikan dgn sakit penderita

  • Utk penyakit YIN à tindakan pengobatan adalah yang
  • Utk penyakit YANG à pengobatan adalah yin

ü      Misal di dapat keadan si (lemah), maka diadakan pengobatan dengan cara PU (penguatan).  Cara ini tergolong dalam tindakan YANG

ü      Dalam prognosa yin dan yang juga menentukan.  Yaitu bila pada keadaan penyakit yang didapati gejala yin dlm perjalanan penyakit, berarti penyakit memberat, sedangkan bila pd penyakit yin ditemui adanya tanda2 yang berarti penyakit sudah dalam proses penyembuhan

ü      Gambaran yin yang dlm tubuh MC

Yang Punggung bokong Tubuh bag atas Fu Ci Wei Piao (luar)
Yin Dada perut Tubuh bag bawah Cang Sie Yin Li (dalam)

 

 

ü      Gambaran yin dan yang dalam gejala penyakit

 

Yang Akut Gelisah Panas Kering Progresif
Yin Kronis Tenang Dingin Lembab Regresif

Akupunkturis atau Praktisi Akupunktur?

Kalau ada dokter yang belajar akupunktur, dengan mudah orang langsung menyebutnya Dokter Akupunktur, meskipun di Fakultas Kedokteran (mungkin) sebenarnya tidak atau belum ada pendidikan Spesialis Akupunktur.  Yang ada adalah dokter yang mempelajari akupunktur, kemudian dikenal sebagai dokter akupunktur.  Dengan catatan, ini saya berbicara tentang kondisi Indonesia.

Lho? Apakah kalau di luar Indonesia sudah ada dokter spesialis akupunktur?  Jawabnya: saya juga tidak tahu.  Yang saya tahu ada seorang penulis buku, namanya Sim Kie Jie yang menulis buku dengan judul Ilmu Terapi Akupunktur (Jilid 1)  dan diterbitkan oleh TCM Publication, Singapore tahun 2008. 

Penulis buku ini dalam bukunya mencantumkan gelarnya, yaitu, penulisan lengkap namanya adalah:  Sie Kie JIe, Ph.D in Acupuncture.  Nggak tahu belajarnya di mana, tetapi artinya ada lembaga pendidikan di dunia ini yang memberikan gelar Ph.D dalam bidang akupunktur.  

Sekarang bagaimana kalau bukan dokter, tetapi sudah belajar dan sudah mahir mempraktekkan ilmu akupunktur?  Maksud saya apa sebutannya yang benar? 

Saya sering melihat ada yang menyebut dirinya:  praktisi akupunktur.  Tetapi ada juga yang menyebut dirinya akupunkturis.  Mana yang benar penyebutannya diantara ke dua istilah tersebut?

Kalau menurut saya, yang paling penting bukan apa sebutannya.  Yang paling penting adalah: apa yang kita lakukan sebagai akupunkturis.   Apakah kita telah bermanfaat bagi sesama. 

Bagaimana komentar Anda…?

Suryo

Tusukan: Tusukan Sakit dan Tusukan Tidak Sakit

Pada saat saya mengikuti kursus akupunktur, saya diajari menusuk orang lain.  Sebenarnya juga diminta mencoba menusuk diri sendiri, tetapi saya tidak berani.

Tetapi situasi berubah setelah ujian lokal.  Pada saat ujian lokal, ada tim penguji dari Jakarta yang datang, salah satunya adalah pak Salomo.  Setelah ujian selesai, pak Salomo memberikan kesempatan bertanya jawab.  Waktu saya menanyakan sesuatu, beliau menjawabnya dengan contoh.

Pertanyaan dan jawabannya tidak terlalu penting, tetapi contohnya sangat penting.  Beliau memberi contoh tempat yang baik sekali untuk ditusuk dengan cara menusuk diri sendiri.  Beliau memberi petunjuk tentang 15 titik yang baik untuk ditusuk diri sendiri.  Salah satu yang paling penting adalah caranya menusuk.  Istilah cara penusukan yang beliau jelaskan saya lupa namanya, tetapi cara menusuknya saya ingat.

Salah satu resep cara menusuknya adalah menusuk dengan bagian metal dari jarum akupunktur dipegangi dengan jari.  Bagian logam yang tidak terpegang tangan hanya sekitar 2 mm, langsung ditusukkan.   Ternyata penusukan dengan metode seperti itu  tidak menimbulkan rasa  sakit.   Tak terbantahkan, karena kita sendiri yang merasakan.

Dengan pengalaman menusuk diri sendiri ini kita bisa merasakan kira-kira seperti apa yang akan dirasakan pasien waktu kita tusuk.  Kalau cara menusuknya seperti yang diajarkan pak Salomo ternyata tidak sakit…

Terima kasih pak Salomo

Mungkin penjelasan tertulis seperti  di atas sulit dibayangkan.  Sehingga bagi yang pingin tahu mungkin sulit menirunya.  Tetapi kalau Anda pingin penjelasan yang lebih gamblang silakan telepon saya di 022 7076 2640.  Silakan…

Suryo

Info Riset Akupunktur

Seperti telah saya jelaskan, saya membuat Blog ini karena ada tujuannya.  Salah satu tujuannya adalah selain sebagai praktisi akupunktur, saya sekaligus ingin melakukan riset untuk kepentingan akupunktur.

Kolom ini saya maksudkan untuk share dari riset yang akan saya lakukan.  Tetapi saat ini belum ada yang bisa kami publikasikan.

Karena itu apabila Anda memiliki materi yang bisa di share di rubrik ini, tolong sumbangkan ke kami. Kirim materi Anda ke email saya:  suryo_79@telkom.co.id

Semoga ilmu akupunktur makin berkembang:  teori, praktek maupun risetnya…

Terima kasih.